Begini Rasanya Kerja di Proyek

Sabtu, 06 Januari 2018

Begini Rasanya Kerja di Proyek


Pengalaman kerja di bidang konstruksi bangunan ternyata hanya sebentar. tepat waktu 3 bulan, saya memutuskan untuk menerima tawaran kembali bekerja di kontraktor migas untuk small project di ConocoPhillips. Karena siapa sih yang bisa nolak untuk bekerja di migas? hehe canda..


3 bulan di proyek gedung memberikan saya sebuah sudut pandang baru mengenai proyek. Terlalu prematur kalau sudut pandang saya ini digeneralisasikan ke seluruh proyek gedung. beberapa hal yang saya rasakan berbeda terutama apabila dibandingkan dengan kerjaan saya sebelumnya.


  1. Jam kerja fleksibel
  2. Di proyek gedung yang saya terlibat ini di setiap pagi tidak ada yang namanya tool box meeting atau safety talk. Untuk informasi, tool box meeting / safety talk itu sering dilakukan pada pagi hari sebelum dimulainya pekerjaan. Biasanya sharing mengenai isu keselamatan dan kesehatan kerja, bahas pekerjaan kemarin yang tercapai apa saja, dan rencana kerja hari ini. Kalau di proyek migas, biasanya ini dimulai jam 6 pagi. Kita sudah rapi berbaris atau buat lingkaran. Nah, di proyek gedung ini somehow untuk di kantor proyek baru pada datang jam 9 pagi dan kita bisa saja keluar kantor untuk keliling proyek ngeliat kerjaan sudah sampai mana. Setelah itu nongkrong deh di warung kopi hehe... nah, saking fleksibelnya, jam pulang yang seharusnya jam 5 sore, bisa sampai malam. Apalagi kalau paper work nya banyak. Kalau waktu itu yang sering menyita waktu adalah bikin progress mingguan. hhh... Mungkin ini lah yang dinamakan, proyek tak kenal jam kerja.
  3. Bebas tapi sopan

  4. Itu istilah yang bagi saya lumayan tepat untuk menggambarkan safety di proyek gedung. Kita diwajibkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm safety, sepatu safety, dan rompi safety. Tapi pada kenyataannya kita tetap bisa masuk ke lapangan apabila menggunakan helm saja. Bagi saya sih demen-demen aja pakai sepatu kets, celana jins, kemeja flanel, tapi kan bagi para pekerja yang berhubungan langsung dengan konstruksi kan riskan juga. Apalagi beberapa pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan tangan tidak menggunakan sarung tangan safety. Kan kasihan nanti pulang-pulang ke rumah, istrinya pada ngomong, kok tangannya kasar sih pak? hehe canda..

  5. Jadi Bang Toyib

  6. Enaknya kerja di migas itu adalah jadwal rotasinya. Kalau dulu pernah ngerasain 21 hari kerja, 21 hari di rumah. begitu kerja di proyek gedung dan dapat proyeknya diluar kota. Jadi dapat jadwal kerja 3 bulan di lokasi, setelah itu baru dapat 7 hari pulang ke rumah. Hadeeeh... walaupun kerjanya di Bali, entah kenapa tetap aja berat haha..

Semua tempat kerja pasti memiliki kultur yang berbeda tapi pasti saling berkaitan. Yang penting adalah selalu bersyukur atas pekerjaan yang saat ini ada dengan cara memberikan yang terbaik darimu untuk pekerjaanmu.

Cie gitu..

1 Komentar untuk "Begini Rasanya Kerja di Proyek"

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali