Pengalaman Interview Kerja Setelah Lulus Kuliah

Jumat, 03 Maret 2017

Pengalaman Interview Kerja Setelah Lulus Kuliah

Sudah 2 tahun setelah kelulusan saya dari Universitas Trisakti pada September 2014. Seperti biasa, lulusan S1 kebanyakan akan langsung menjadi job seeker. Saya akan ceritakan pengalaman mencari kerja dan pengalaman interview kerja setelah kelulusan kuliah. Oh ya, Pengalaman interview kerja ini akan saya ceritakan seinget saya ya, hehe..
1.      

      Tes Halliburton
Tes pertama saya setelah lulus kuliah adalah Tes di salah satu Oil and Gas Services Company yaitu Halliburton. Seinget saya saat itu saya mendaftar via email dan pelaksanaan tes dilakukan di Universitas Indonesia. Tahapan tes yang dilalui di Halliburton seingat saya antara lain,

1.      Tes Tulis
Tes ini seingat saya meliputi tes TOEFL yang mirip dengan ITP, soal matematika basic, ada soal Fisika sedikit sepertinya, dan ada tes logika, rada berbeda dengan TPA sih. Menariknya semua soal itu bahasa inggris. Ya mudahlah ya buat teman-teman sekarang yang lebih melek English.

2.       Focus Group Discussion
Seinget saya pengumuman tes tulis langsung di siang hari nya, sehingga saya saat itu harus menunggu di lokasi tes. Saat FGD, satu group berisikan 7-10 orang kalau tidak salah. Diberikan topic apa ya lupa, hehe, tentang bagaimana bisa survive terhadap serangan binatang buas di hutan.
Rahasianya di FGD, bermainlah dua kaki. Maksudnya dua kaki adalah kamu harus menyaring ide-ide dari peserta lain, kemudian pilih yang menurutmu make sense, tambahkan alasanmu setuju dengan ide itu, lalu tambahkan usulanmu untuk menyempurnakan ide dari peserta lain.


3.      User Interview
Setelah FGD, pengumuman diberikan pada malam harinya. Saya saat itu mendapatkan pengumuman kelulusan pukul 2 malam dan harus langsung dikonfirmasi apakah kita akan hadir atau tidak. Interviewnya dilakukan keesokan hari setelah tes tulis dan FGD.

Interview dilakukan di Hotel Crystal di daerah Cilandak. Pertama interview HRD, yah biasa, seputar kegiatan kuliah, data diri, serta kesediaan bekerja di remote area. Setelah HRD, lanjut ke user interview. Saat itu usernya 3 orang. Pertanyaan hanya seputar skripsi, pengetahuan umum mengenai migas, serta dites perhitungan seperti wartegg test.

Hasil Halliburton adalah saya tidak lulus dan 2 bulan kemudian malah saya dengar banyak pengurangan karyawan yang disebabkan oleh turunnya harga minyak dunia dari 100an dollar per barrel ke bawah 50an dollar.

2.       Tes FEDEX/RPX

Tes untuk posisi Engineer Executive Trainee dilakukan di Gedung FEDEX di area Tanah Kusir. Seingat saya tesnya sangat mudah yaitu Tes TPA dan English Test mirip ITP. Kemudian langsung ketahuan hasilnya, lanjut user interview. Interview hanya ditanya mengenai data pribadi, pengalaman selama kuliah, aktif di organisasi apa saja. Oh ya, interview dilakukan dalam bahasa Inggris. Karena perusahaan logistik jadi tidak ada pertanyaan mengenai teknikal.

3.      Interview di Shaftindo Energi

Tes untuk posisi Electrical Engineer. Perusahaan ini merupakan kontraktor lokal yang bergerak di bidang migas. Projectnya kebanyakan di ConocoPhillips, PHE ONWJ, dan Star Energy. Saya apply dengan mengirimkan CV ke tim HRD, seminggu kemudian dipanggil ke kantornya di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur. Pertama ditanya oleh HRD, biasalah standar, kemudian ada interview dengan Direktur. Ditanya mengenai kegiatan selama kuliah, kemudian diceritakan situasi bekerja di remote area dan ditanya kesediaan bekerja di site. Setelah itu interview user dengan Project Director, surprise, karena saya Fresh Graduate, beliau tidak menanyakan apapun, malah memberikan wejangan yang intinya, Bekerjalah dengan hati, miliki jiwa ownership, selalu bawa buku catatan kemanapun karena manusia memiliki keterbatasan ingatan. Setelah itu, kembali lagi dengan HRD dan saya dinyatakan diterima.

Di perusahaan ini saya bekerja selama 2 tahun dan mendapatkan banyak pengalaman di project dan merasakan kerja di area BP Tangguh Papua.

4.      Interview di Cegelec / Indokomas Buana Perkasa

4 bulan bekerja di Shaftindo Energi, saya mendapatkan panggilan dari Indokomas Buana Perkasa, kontraktor electrical instrument yang merupakan grup Vinci Energies. Interview pertama yaitu dengan HRD, ditanya tentang latar belakang sesuai di CV, pengalaman kerja, kesediaan kerja di remote area, dan expected salary. Setelah HRD, lanjut interview user yang ternyata adalah Senior saya di Teknik Elektro Universitas Trisakti, dia angkatan 1991 kalau tidak salah. Hwehehe..

Kirain karena satu almamater hanya akan berbincang ringan, eh ternyata dites beneran, haha yasudah. Ditanya mengenai kalkulasi kabel, penyebab size cable berbeda, prinsip kerja dan pemasangan solar cell, prinsip kerja motor, menggambar SLD, seingat saya itu.

Hasilnya saya tidak diterima.

5.      Interview di Nindya Karya

1,5 tahun bekerja di Shaftindo Energi saya mencoba mendaftar di Nindya Karya untuk jalur Management Trainee. Lebih lengkapnya mengenai Pengalaman Tes di Nindya Karya akan saya ceritakan di postingan berbeda.

Setelah melewati berbagai tahap, akhirnya sampai ke tahap user interview. Saat itu ada 2 user yang menguji. Disuruh jelaskan latar belakang dan pengalaman kerja, ditanya mengenai posisi electrical dalam pekerjaan building itu dimulai kapan, ditanya mengenai pengertian satu fasa dan 3 fasa, disuruh menjelaskan mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro dari prinsip kerja sampai komponen-komponen pendukung serta filosofinya. Kemudian diminta meyakinkan mereka kenapa harus merekrut saya.

Hasilnya saya diterima namun tidak saya ambil. (Sekarang rada nyesel sih, haha..)
6.       
      Interview Tender Phase di ConocoPhillips

Pada bulan November 2016, ConocoPhillips (Grissik) mengadakan tender EPC untuk instalasi USM untuk area Grissik dan Pertagas. Saya didaftarkan sebagai Electrical Engineer oleh Shaftindo Energi. Engineer ini wajib diinterview oleh Engineer Client. Kebetulan saya sudah hampir 3-4 project menjadi counter part Engineer tersebut. Sehingga saat interview hanya menjadi diskusi ringan.

Diskusi meliputi lingkup pekerjaan electrical di project USM. Beberapa concern tie-in dan modifikasi di fasilitas eksisting di Grissik. Masalah perhitungan cable ladder dan tray, pemasangan lampu di shelter, serta penarikan kabel serta verifikasi data engineering. Proses berjalan lancar, bahkan saat tim tender Conoco mengatakan pengalaman kerja saya dibawah syarat kualifikasi, Engineer tersebut membela saya.

Hasilnya saya tidak tahu karena informasinya ada di tim Business Development.

Interview di Elnusa

Pada Bulan Februari 2017 saya mengirimkan CV untuk mengisi posisi Electrical Field Engineer PT. Elnusa Tbk. di Onshore Maintenance Services ConocoPhillips (Grissik) Ltd. Saya tertarik dengan schedule kerja yang on 21 hari - off 21 hari.

Proses berlangsung cepat, tiga hari setelah mengirimkan CV saya ditelpon oleh HRD Site Elnusa. Ditanyakan mengenai pekerjaan terakhir, kesediaan bekerja di site, serta ekspetasi gaji. Kemudian saya dikirimkan soal tes esay yang harus dikirimkan jawabannya setelah 1 jam. By the way, saya berada di BP Tangguh Papua selama proses interview di Elnusa.

Setelah mengirimkan jawaban tes esay, 3 hari kemudian diinterview oleh Electrical & Instrument Engineer ConocoPhillips yang berada di Grissik. Pertanyaan sederhana, hanya berlangsung 3 menit. Beliau mengkonfirmasi pengalaman kerja yang saya tulis di CV dan menanyakan siapa user saya sewaktu mengerjakan project di ConocoPhillips.

3 hari kemudian saya dijanjikan akan diinterview terakhir oleh supervisor maintenance ConocoPhillips Grissik. Kali ini interview cukup sengit. Pertanyaan yang diajukan adalah:


  1. Apakah yang dimaksud Life Saving Rules (LSR)?
  2. Apa saja yang didalam LSR berkaitan dengan pekerjaan Electrical?
  3. Bisa dijelaskan mengenai Job Safety Analysis Electrical?
  4. Bagaimana step memulai pekerjaan di site ConocoPhillips?
  5. Siapa saja yang bisa bekerja dengan sistem electrical?
  6. Apa itu Loto dan apa fungsinya?
  7. Jelaskan prinsip kerja Solar Cell dan Komponennya.
  8. Bagaimana cara menstabilkan beban pada tiap fasa?
Interview cukup panjang dan alhamdulillah saya dinyatakan lulus oleh pihak ConocoPhillips untuk mengisi posisi Electrical Field Engineer di Elnusa.

Itulah pengalaman interview kerja setelah lulus kuliah yang saya alami. Semoga karir juga semakin meningkat dan pengalaman ini bisa berguna buat teman-teman semua. 



Rating: 4.5

0 Komentar di "Pengalaman Interview Kerja Setelah Lulus Kuliah"

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali