Hari Baru. Amanah Baru. Hati Tetap Kamu.

Jumat, 28 Juni 2013

Hari Baru. Amanah Baru. Hati Tetap Kamu.

Salah satu impian yang tertulis di kertas harapan saya lagi-lagi terwujud. Dengan berjalannya hampir 2 minggu persiapan untuk pemilihan, akhirnya saya terpilih untuk memimpin Himpunan Mahasiswa Elektro Trisakti.

Amanah untuk menjadi pemimpin adalah amanah yang paling ditakuti oleh sahabat-sahabat Nabi Muhammad di kala itu. Mereka hampir jadi menangis tiap malam, merenungkan betapa mereka harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah lakukan nanti di akhirat kelak. Menjadi pemimpin adalah sebuah kesialan bagi mereka.

Begitupun saya, ketika perhitungan suara akan habis, saya menjadi terpikir bagaimana satu tahun ke depan saya mengemban amanah ini. Yang saya takutkan adalah banyak yang kecewa terhadap diri saya yang kemudian akan semakin memberatkan saya di pengadilan akhirat nanti. Cukup jauh ya pemikirannya? Tidak. Kematian itu sesungguhnya sangat dekat.

Pelukan hangat dari seorang sahabat saya, Dimas, menyadarkan bahwa saya memiliki sahabat-sahabat yang siap berdiri, bukan di belakang saya, namun juga siap berdiri di samping saya, untuk membantu saya mengemban amanah ini.

Langkah kecil dari perjalanan mimpi seorang anak manusia. Yang kemudian harus merelakan kehilangan partner yang selalu menjadi tempat berpulang, menjadi tempat pelipur lara, membagi kebahagiaan, serta menjadi pelengkap kepingan kebahagiaan yang sudah saya punya.

Seseorang yang sangat saya harapkan untuk menjadi teman mendaki gunung kesuksesan, perlahan meninggalkan. Dia yang memberikan banyak pelajaran mengenai kebahagiaan, kesabaran, serta pengorbanan. Dia yang sudah bermain-main seolah kami sudah memiliki seorang bayi. Dia juga yang sudah menemani sampai ke tempat pendakian pertama, namun ia berhenti di sana dan memutuskan istirahat tak melanjutkan perjalanan menemani pendakian selanjutnya.

Hari Baru. Amanah Baru. Hati Tetap Kamu.

0 Komentar di "Hari Baru. Amanah Baru. Hati Tetap Kamu."

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali