Cerita Tentang PHP dan SoY

Senin, 18 Februari 2013

Cerita Tentang PHP dan SoY

Menarik menyimak apa yang terjadi pada minggu ini. Bisa dibilang minggu ini adalaf off week. Nothing to do and nothing happen. Kecuali kejadian I Want You but I'm Okay Without You yang lumayan seru di akhir pekan lalu.

Kejadian itu yang akhirnya mengakhiri segala "drama" yang terjadi antara aku dan sebelumnya. Aku selalu menekankan manajemen konflik terhadap organisasi kampus, tapi aku sendiri tidak bisa memanajemen konflik yang terjadi di hubungan.

Dalam banyak kesempatan, aku selalu membuka timeline akun yang tidak aku follow. Kenapa selalu ngebuka tapi gak follow? Karena menjadi suatu keasikan menyimak twit-twit akun tersebut apabila kita membuka akun tersebut di saat kita lowong. Ya, saya banyak membaca semacam kode yang tentu membuat  saya menjadi semacam kegeeran.

Dalam proses komunikasi dan interaksi pun, apabila berjalan lancar tentu akan tumbuh benih-benih yang tidak diinginkan. Ya, minta ia lakukan sesuatu, kemudian lakukan obrolan yang sesuai dengan minat dan kemampuan dia, lalu suatu waktu minta ia menemanimu dan lontarkan berbagai pujian apresiasi untuknya. Itu sudah semacam SOP standar yang terkadang menimbulkan benih di salah satu pihak atau kalau beruntung di kedua belah pihak.

Karena itu yang namanya Pemberi Harapan Palsu itu, in my opinion, tidak ada. Karena yang ada adalah salah satu pihak merasa pihak tersebut suka padanya karena ia selalu baik padanya dan timbullah ekspetasi pada pihak yang merasa tersebut. Apabila ekspetasi tersebut tidak sesuai realita, maka si pihak tersebut merasa diberi harapan palsu. Padahal ya kalau dia biasa-biasa saja ya tidak akan timbul yang namanya ekspetasi tersebut.

Dengan apa yang telah kita jalani, setidaknya kemarin yang merupakan pengalaman baru. Ada baiknya aku juga tidak terlalu mengenangnya sebagai hal yang sangat spesial. Aku tidak ingin terkena yang namanya Syndrom of Yesterday, suatu sindrom yang membuat kita terus mengenang kejadian hari kemarin, seperti kemarin dia udah mau aku ajak dinner, kemarin perasaan dia mau aku peluk, kok sekarang kayak gini? Dia kok mutusin gue? Kok dia nolak gue? Ya itulah Syndrom of Yesterday. 

Sampah ini pun akan terus terbang tertiup angin dan akan terus tertiup sampai akhirnya ia menemukan tempat yang layak, yaitu Tempat Pembuangan Akhir. Tapi sampah akan menjadi sangat berguna apabila didaur ulang. Pribadi yang tidak pernah gagal adalah yang tidak pernah mencoba. Dan sampah tetaplah sampah apabila ia terkena Syndrom of Yesterday, karena itu belajarlah dari pengalaman sebelumnya dan jadilah pribadi yang lebih baik. Percayalah, kamu hari ini jauh lebih baik apabila bangun pagi dengan tersenyum.

2 Komentar untuk "Cerita Tentang PHP dan SoY"

  1. asalamualaikumm.. sy hadir di blognya yg juara 1 kontes bank mandiri

    BalasHapus
  2. artikelnya bgus gan, sangat bermanfaat buat kita2 yg baca.. Mampir juga yuk ke blog saya.. Itung2 buat tuker ilmu di seputaran PHP.. Ini gan http://blog.jaringanhosting.com/index.php/category/php_hosting/

    BalasHapus

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali