5 Kebiasaan Yang Salah

Senin, 05 Desember 2011

5 Kebiasaan Yang Salah

5 Kebiasaan yang Salah. Seringkali pikiran kita seperti sudah disetting untuk menunda-nunda pekerjaan. Padahal kita tahu itu tidak baik. Namun, secara alam bawah sadar hali itu telah menjadi kebiasaan yang salah.


1. Kalau masih bisa besok kenapa harus sekarang?


Hal ini mungkin sudah menjadi kebiasaan, yaitu sering menunda pekerjaan, contoh: kamu seorang mahasiswa, di kasih tugas oleh dosen dikumpulkan pada pertemuan minggu depan, padahal setelah kamu selesai kuliah hari ini, kamu pasti mikir “ah, tugas nya dikumpul minggu depan ini, masih bisa santai dulu” padahal waktu 3 jam sebelum kuliah mulai masih belum ngerjain apa-apa, dan akhir nya buru-buru mencari contekan ke teman.


2.Dididik untuk dibayar menjadi pekerja, bukan dididik untuk menjadi orang yang membayar pekerja.


Kamu mungkin selalu bertanya, setelah lulus mau kerja dimana ya? ya, kan? mungkin beberapa orang tua mendidik semenjak kecil dengan cara seperti itu, padahal faktanya sebesar apapun gaji pegawai tetap akan lebih besar gaji yang membayar anda, contoh : saya pernah diceritain dosen tentang seseorang yang ditunjuk oleh Bakrie corp sebagai manager, dan dia dibayar sebesar 1 M/bulan, tapi tetap saja Bakrie dan keluarga dapat lebih,


3. Berfikir pendek, bukan berfikir panjang


Kalau pola pikir ini saya dapet waktu ayah saya lagi di teras rumah sambil ngopi-ngopi yaudah saya nimbrung, waktu itu saya kebetulan lagi libur kuliah, tiba-tiba ada maaf “pesuruh” dengan tampang lesu, akhirnya dipanggil sama ayah, buat di ajak ngopi sambil makan makanan kecil, singkat cerita setelah bapak ngobrol panjang lebar, si “pesuruh” ini ngomong “yang penting sih bisa makan buat hari ini udah cukup, pak”, bapak saya langsung kaget, dan langsung ngomong “harus nya jangan gitu pak mikir nya, jangan cuma mikir yang penting hari ini bisa makan, tapi berfikir gimana caranya saya dan keluarga bisa memenuhi kebutuhan buat 1 minggu atau 1 bulan kedepan” setelah saya pikir, bener juga ya, kita bisa memenuhi kebutuhan hari ini karena hasil yang dari yang kita lakukan sebelum nya


4. Dalam bidang usaha lebih memikirkan untung ketimbang berkembang


lagi-lagi pemikiran ini saya dapet lagi dari pedagang makan dipinggir jalan, waktu itu saya pulang kuliah kelaperan lalu mampir dulu ke warung pinggir jalan, singkat cerita saya selesai makan, sambil ngilangin gerah, saya ngobrol sama pedagangnya, setelah agak panjang lebar ngobrol saya tanya ”sehari bisa untung berapa pak?” dan si pedagang jawab “kira-kira 150-200 rb lah, yang penting dapet untung walaupun kecil” saya tanya lagi “terus ga mau dikembangin usaha nya?” kayanya ini masih berhubungan sama yang no.3 dan pedagang jawab lagi “yah yang penting untung dulu mas, ” dan saya diem aja deh, bayar makan nya trus langsung pulang, setelah ane fikir, padahal kan, semakin berkembang usaha semakin besar keuntungan nya.


5. Lebih cepat lebih baik


Memang pepatah ini bagus di buat sebagai motivasi, tetapi tidak dalam semua hal, Kamu yang pengguna jalan raya, khusus nya Jakarta pasti udh ga asing lagi dengan hal bis nyerobot jalan, lampu merah blm berubah ijo asal jalan kosong maen serobot, mau punya motor tp belum punya SIM, alhasil lewat CALO, kalau ada perkara hukum, biar cepet selesai urusan dan tidak panjang, dan tentu tidak ribet.


Aku adalah wawasanku. Ayo, kita ubah kebiasaan yang salah tersebut demi menjadi pribadi yang baik. Pasti kamu berkata, "Oh iya ya." ketika membaca satu per satu kebiasaan yang salah tersebut. Yah, iitulah 5 kebiasaan yang salah dan baca juga 10 fakta yang salah di masyarakat.

0 Komentar di "5 Kebiasaan Yang Salah"

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali