Berbahayakah Menguap dan Mengantuk ?

Senin, 07 November 2011

Berbahayakah Menguap dan Mengantuk ?

Menguap adalah reflek alamiah tubuh. Ada gerakan menarik napas, melebarnya tuba eustachius (saluran yang menghubungkan telinga tengah, rongga hidung belakang, tenggorok bagian atas), serta relaksasi plus peregangan otot. Makanya, setelah menguap, tubuh jadi lebih rileks. Misalnya organ otak. Bagian vital tubuh tersebut membutuhkan oksigen dalam jumlah cukup. Kebalikannya, kadar karbondioksida meninggi. Itu akan membahayakan tubuh. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab tubuh kekurangan oksigen

Dari sekian banyak Cara Menyegarkan Otak dan mendapatkan oksigen, salah satu cara adalah dengan menguap. Menguap disertai menarik napas akan mencukupi kekurangan oksigen tubuh. Menguap juga membantu menyeimbangkan tekanan di dalam telinga dan lingkungan. 


Misalnya ketika berada di pesawat terbang. Pada ketinggian tertentu, tuba eustachius otomatis menyempit untuk melindungi bagian dalam telinga dari tekanan udara yang rendah. Hal itulah yang membuat telinga jadi sakit dan berdenging. Dengan makan permen, tuba eustachius membuka. Peran menyeimbangkan tekanan di dalam telinga dan lingkungan pun dilakukannya.


Mekanisme yang sama terjadi saat menguap. Selain makan permen, menguap sebanyak mungkin akan membuka tuba eustachius. Bisa juga berbincang dengan teman atau orang di sebelahnya. Berbicara juga membuka tuba eustachius. Manfaat lain dari menguap adalah meningkatkan kewaspadaan. 


Para penerjun payung biasanya menguap terlebih dahulu sebelum terjun dari pesawat. Berdasar beberapa penelitian, selain mengembalikan kewaspadaan para penerjun payung, menguap bikin tubuh jadi lebih rileks. Jadi, saat terjun dari pesawat, tak lagi kagok atau takut. Menguap juga membantu mengatur jam biologis tubuh. Biasanya, setelah makan siang kita juga menjadi ngantuk. Apalagi setelah beraktivitas, otomatis langsung menguap. Itu pertanda tubuh sangat lelah dan minta diistirahatkan.


Penyakit – penyakit yang dihubungkan dengan mengantuk

• Kurang darah (anemia)
• Tekanan darah rendah (hipotensi)
• Diabetes
• Hiperkolesterol
• Gangguan gizi
• Chronic hepatitis
• Gangguan paru
• Gangguan – gangguan metabolik lain.
Jadi, jangan remehkan menguap. Tak selalu bermakna ngantuk kan!!!!!

0 Komentar di "Berbahayakah Menguap dan Mengantuk ?"

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali