Negeri Impian, Negeri yang Bodoh

Kamis, 11 Agustus 2011

Negeri Impian, Negeri yang Bodoh


‘Negeri yang akan mengontrol perdagangan dunia,’ tulis National Geographic edisi Agustus 1955 tepat saat Indonesia berusia 10 tahun sejak proklamasi. Saat itu, Indonesia diperhitungkan dunia sebagai kekuatan yang sangat potensial karena memiliki kekayaan alam yang saat banyak. Sumber daya alam yang melimpah serta merta membuat bangsa ini diperkirakan akan menguasai dunia dengan kekayaan dan kemampuannya.
Indonesia selalu mampu mengundang decak kagum siapapun di dunia ini saat pertama kali melihatnya di peta dunia.

Tak ada bangsa yang mampu menandingi dahsyatnya kekayaan alam kita, betapa minyak berada di atas kepala dan di bawah kaki orang Sumatra, bagaimana banyaknya pohon-pohon di Kalimantan, garis pantai yang luar biasa panjangnya, kekayaan laut yang beraneka ragam, bermacam-macam spesies flora dan fauna, sampai ke etnis/bangsa lokal yang jumlahnya sangat banyak. Ditambah dengan ratusan bahasa daerah yang pasti bisa membuat bule pingsan bila mengetahuinya!


Itu hanya sedikit cerita indah dari suatu bangsa, bangsa yang selalu saya banggakan, Negeri yang banyak orang katakana sebagai Negeri impian, Indonesia. Bangsa ini merupakan salah satu Negara terbesar dip eta dunia, namun hanya sedikit yang mengetahui dimana keberadaannya.

‘I never come to Indonesia, but I had wasten my holiday in South-east Asia. There was a beautiful land called Bali. Yes, I’d love it.’

Bangsa kita kalah populer oleh Thailand, Singapura, Malaysia, bahkan Bali. Ya Bali…

Malaysia… Sebuah Negara yang sangat saya benci karena selalu membuat saya merasa Negara saya adalah Negara yang sangat bodoh, tolol, dan terbelakang. Mereka dengan cerdas mengemas pariwisata mereka yang sebenarnya sangat sedikit itu dengan brosur ataupun video wisata yang menunjukkan keindahan alam mereka.

Iklan yang tersebar dimana saja, video wisata yang diputar di jaringan tv kabel, Museum yang terjaga, Infrastruktur yang memadai, petunjuk tempat wisata yang sangat membantu serta brosur wisata yang bahkan tersebar sampai kedubes Indonesia yang tololnya tidak sedikitpun ditemukan berbagai informasi mengenai bangsa yang tercinta ini.


‘Apa aja sih yang ada di Malaysia?’ tanyaku pada seorang temanku yang pernah berlibur ke Malaysia. Yang pasti apa yang disebutkannya itu setara dengan Monas, Mangga Dua, Glodok, Jalan Sudirman, Ancol, Dufan, Tempat makan di emperan jalan-jalan di Jakarta, atau bahkan Tempat hiburan di kota Batu, Malang.

Malaysia, The Truly Asia.. Kita yang bodoh atau mereka yang terlalu pintar. Ditambah dengan banyaknya warga Negara Indonesia yang memilih berlibur kesana. Entahlah…

Hiduplah Tanahku Hiduplah Negeriku, Bangsaku Rakyatku Semuanya…

0 Komentar di "Negeri Impian, Negeri yang Bodoh"

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali