Kisah Legenda Kuliner Nusantara

Sabtu, 04 Juni 2011

Kisah Legenda Kuliner Nusantara





Kisah Legenda Kuliner Nusantara merupakan salah satu dari efek luasnya bentangan nusantara, dari sabang sampai merauke menciptakan berbagai macam variasi kebudayaan. Hal itu membuat bangsa kita kaya akan kebudayaan yang bahkan saking kayanya sampai sering dicuri oleh negara tetangga.hhe.. 


Kisah Legenda Kuliner Nusantara sudah hampir punah. Saat ini kita lebih mengenal junk food daripada kuliner nusantara sendiri. Bisa jadi kuliner nusantara  nantinya diklaim oleh tetangga sebelah. :p

Nah, Bango sebagai salah satu Legenda Kuliner Nusantara mengadakan Festival Jajanan Bango 2011. Kali ini ada 5 Kota yang beruntung untuk berbagi Kisah Legenda Kuliner Nusantarayaitu Bekasi, Depok, Sidoarjo, Kediri, dan Malang.

Mantep nih Bango ngadain festival ini. Apalagi buat orang yang gemar makan,hoho. Tapi yang terpenting dari acara ini adalah Kisah Legenda Kuliner Nusantara yang sedikit terlupa itu bisa diperkenalkan lagi ke masyarakat apalagi generasi muda umumnya. Karena kan bisa jadi mereka tidak mengetahui Kisah Legenda Kuliner Nusantara.

Buka Donk..

Berbagai jenis makanan khas Indonesia dihadirkan di Festival Jajanan Bango 2011 ini. Ada soto tangkar betawi, rujak cingur sedati, sate ayam kampung, bandeng bakar, mie koclok, serta berbagai makanan Kuliner Nusantara Lainnya.

Pemain Bola pun turut serta..

Inilah peran dari Bango dalam melestarikan Kisah Legenda Kuliner Nusantara. Patut kita apresiasi dan pasti patut kita ramaikan acara Festival Jajanan Bango 2011 ini.




Kuliner Nasi Pecel 
Tentu kalau berbicara tentang Kuliner Nusantara, saya sangat tertarik dengan nasi pecel. Nasi pecel ini biasanya terdapat di daerah jawa tengah sampai ke jawa timur. Kalau saya sudah pulang ke Tulung Agung, nasi pecel jadi sarapan wajib yang tidak boleh dilewatkan.


Ini bisa jadi salah satu Kisah Legenda Kuliner Nusantara yang ada di Indonesia. Nasi pecel itu isinya nasi dengan sayur-sayuran seperti toge, daun kemangi, dan sayuran lainnya. Kesegaran sayurannya itu makin dilengkapi dengan sedapnya bumbu kacang pecel tersebut. Apalagi ditambah kerupuk peyek, hmm.. saya sampai meneteskan air liur membayangkannya.


Beberapa warung makan yang menjajakan nasi pecel ini dijamin sudah dikerubungi semenjak jam 6 pagi dan bisa saja jam 7 sudah habis.

Bila di Festival Jajanan Bango ada gerai yang menjajakan nasi pecel, anda wajib mencoba makanan dari salah satu Legenda Kuliner Nusantara ini.



Kuliner Indonesia Terlegenda
Kisah Legenda Kuliner Nusantara tidak lengkap kalau tidak membicarakan tentang bakso. Makanan khas Indonesia yang mungkin hanya ada di Indonesia. Kayaknya saya tidak perlu menjelaskan bagaimana bakso itu, kita semua pasti sudah tahu.



Bakso merupakan makanan populer di kalangan ekspatriat selain tentunya nasi goreng. Beberapa pemain sepakbola asing yang bermain di Liga Indonesia mengatakan bahwa bakso adalah makanan favorit mereka. Salah satunya Roman Chmelo, Pemain Arema Indonesia ini mengatakan ia sangat menyukai bakso Malang. Bahkan dia sudah memiliki warung langganan.

Apa sih yang kurang dari Indonesia? Dari Kisah Legenda Kuliner Nusantara kita sudah mengetahui bahwa bangsa kita ini bangsa yang kaya. Mengapa kita tidak bangga? Mengapa kita lebih memilih makanan fast food atau makanan luar negeri lainnya? Makanan kita tidak kalah lezatnya kok.

Nah, itulah Kisah Legenda Kuliner Nusantara




Jalannya Festival Jajanan Bango di Depok
Festival Jajanan Bango di Kota Depok menghadirkan berbagai macam kuliner nusantara, mulai dari Bebek Kendil Semarang, Mie Sate Mang Ayep Medan, Aneka Bandeng Bakar & Asap Tanpa Duri Khas Sidoarjo, Depot Legendaris Tahu Campur Cak Kahar Surabaya, Nasi Jamblang Mang Doel Cirebon, dan lain-lain.



Amat disayangkan saya tidak bisa hadir di acara tersebut. Namun, dari teman saya yang hadir, mereka mengatakan bahwa makanan-makanan yang tersedia sangat bervariasi. Ada yang memang sudah ada sejak jaman dahulu, sampai ada yang baru yaitu Iga Bakar Cut Mutia. 


Iga Bakar Cut Mutia. Jujur untuk yang ini belum dikenal sama sekali, bahkan baru pertama kali mendengar namanya. Butuh perjuangan untuk memesan kuliner ini karena antriannya cukup panjang. 


Namun, berbekal tekstur daging iganya yang cukup lembut dan nasi yang bercampur kuahnya membuat rasanya seperti nasi tim sayang secara kesehatan sebenarnya kurang baik karena minyaknya itu lho, tapi okelah kalau untuk sekali kali.


Semoga tahun depan saya bisa menghadiri Festival Jajanan Bango sehingga saya bisa lebih berbagi informasi akan kenikmatan dari Kuliner Nusantara.


cerita dari road-entrepeneur

11 Komentar untuk "Kisah Legenda Kuliner Nusantara"

  1. berkunjung di blog kamu selalu deh bikin laper.. hahaha

    BalasHapus
  2. wah bikin kodok krucug2 nih perutnya hahahah

    BalasHapus
  3. jadi pengen bakwan malang euy :))

    BalasHapus
  4. saya memang paling suka masakan nusantara,karena memang cocok di lidah aku yang Indonesia banget. Contohnya kalau disuguhin KFC dan ayam goreng Kabayan saya lebih milih ayam goreng Kabayan dan soal nasi pecel saya pernah coba waktu berkunjung ke Ponorogo, nasi nya enak apalagi dimakan sama goreng tempe ...mantap gan!

    BalasHapus
  5. kuliner Indonesia memiliki banyak ragam.
    kekayaan kuliner di Indonesia merupakan hal yang patut kita banggakan.

    BalasHapus
  6. kuliner nusantara kita adalah yang paling kaya diantara kuliner yang ada

    BalasHapus
  7. wah blog yang bagus gan ane salam dari kuliner nusantara.net...

    BalasHapus
  8. informasi yang menari semoga bermanfaat gan

    BalasHapus

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali