Inilah Kisah Legenda Kuliner Nusantara

Minggu, 05 Juni 2011

Inilah Kisah Legenda Kuliner Nusantara


Kisah Legenda Kuliner Nusantara merupakan salah satu dari efek luasnya bentangan nusantara, dari sabang sampai merauke menciptakan berbagai macam variasi kebudayaan. Hal itu membuat bangsa kita kaya akan kebudayaan yang bahkan saking kayanya sampai sering dicuri oleh negara tetangga.hhe.. 

Kisah Legenda Kuliner Nusantara sudah hampir punah. Saat ini kita lebih mengenal junk food daripada kuliner nusantara sendiri. Bisa jadi kuliner nusantara  nantinya diklaim oleh tetangga sebelah. :p

Nah, Bango sebagai salah satu Legenda Kuliner Nusantara mengadakan Festival Jajanan Bango 2011. Kali ini ada 5 Kota yang beruntung untuk berbagi Kisah Legenda Kuliner Nusantarayaitu Bekasi, Depok, Sidoarjo, Kediri, dan Malang.

Mantep nih Bango ngadain festival ini. Apalagi buat orang yang gemar makan,hoho. Tapi yang terpenting dari acara ini adalah Kisah Legenda Kuliner Nusantara yang sedikit terlupa itu bisa diperkenalkan lagi ke masyarakat apalagi generasi muda umumnya. Karena kan bisa jadi mereka tidak mengetahui Kisah Legenda Kuliner Nusantara.

Jangan ngiler cuy..

Berbagai jenis makanan khas Indonesia dihadirkan di Festival Jajanan Bango 2011 ini. Ada soto tangkar betawi, rujak cingur sedati, sate ayam kampung, bandeng bakar, mie koclok, serta berbagai makanan Kuliner Nusantara Lainnya.

Kedatangan pemain bola juga

Inilah peran dari Bango dalam melestarikan Kisah Legenda Kuliner Nusantara. Patut kita apresiasi dan pasti patut kita ramaikan acara Festival Jajanan Bango 2011 ini.

2 Komentar untuk "Inilah Kisah Legenda Kuliner Nusantara"

  1. Ga akan bosan-bosannya berwisata kuliner di Nusantara ini

    BalasHapus
  2. betul sekali. kuliner kita ini sangat kaya dan enak-enak pastinya. :)

    Kisah Legenda Kuliner Nusantara

    BalasHapus

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali