Andre Villas Boas, Pelatih Baru Chelsea

Jumat, 24 Juni 2011

Andre Villas Boas, Pelatih Baru Chelsea


Andre Villas Boas
Andre Villas Boas menjadi pelatih Chelsea musim depan. Bagaimana perjalanan karir, rekor, dan gambaran singkat pelatih yang musim lalu memberi semua gelar juara untuk Porto itu?


Senin 20 Juni 2011 Frank Lampard genap berusia 33 tahun. Chelsea melalui akun Twitter-nya memberi ucapan selamat pada Lamps dengan kalimat “Happy Birthday Lamps! Super, Super Frank.Super Frankie Lampard!”

Namun Roman Abramovich bisa jadi memberi kado yang lebih spesial. Andre Villas-Boas.
Ya, Chelsea menebus klausul transfer Villas Boas dari Porto sebesar 13 juta pound untuk membawa pelatih Porto itu ke Stamford Bridge.

Villas Boas tak sendiri. Dari atas kapal pesiar mewahnya, Abramovich menelepon Guus Hiddink untuk menjadi direktur sepak bola The Blues. Dan Hiddink tak pernah menolak permintaan Abraomovich.

Ini bukan kali pertama Villas Boas datang ke London Barat. Tahun 2004 lalu ia menjadi satu paket dengan Jose Mourinho yang bedol desa bersama Ricardo Carvalho dan Paulo Ferreira dari Porto.

Usia Villas Boas saat ini sama dengan Lampard dan Drogba (33 tahun), ia lebih tua tiga tahun dari kapten Chelsea John Terry, beda setahun dengan Nicolas Anelka, dan lebih muda dua tahun dari kiper cadangan Hilario.

Villas Boas muda adalah seorang fans Porto. Saat berusia 16 tahun ia tinggal di apartemen yang sama dengan pelatih Porto saat itu, Bobby Robson.

Villas Boas muda pernah berdebat dengan Robson agar pelatih asal Inggris itu lebih sering memainkan striker Domingos Paciencia, yang kelak menjadi pelatih Braga dan ia kalahkan pada final Liga Europa bulan Mei lalu di Aviva Stadium (Dublin Arena).

Debat yang akhirnya membuat Villas Boas diangkat Robson menjadi staf observasi, posisi yang hampir sama ketika kelak ia menjadi asisten Mourinho.

Meski disebut-sebut sebagai The Next Jose Mourinho atau The Next Special One, Villas Boas pada satu kesempatan mengatakan, “Saya melihat diri saya lebih mirip Robson. Saya mendapat gaya kepelatihan ala Inggris darinya. Keras, disiplin, dan menyukai anggur merah,”

Villas Boas mendapatkan lisensi kepelatihan UEFA C ketika masih berusia 17 tahun. Ia menjadi pelatih timnas British Virgin Islands saat berusia 21 tahun, sebelum kemudian menjadi asisten Jose Mourinho di Porto.

Pada musim debutnya di Porto musim lalu, ia meraih semua gelar juara dengan prosentase kemenangan di atas 80%, mulai Piala Portugal, Liga Europa, dan tak terkalahkan di Liga Portugal.

Sepanjang musim 2010-11, Porto hanya sekali kalah, dari Villarreal di semifinal Liga Europa, itu pun ketika Porto telah unggul agregat telak 5-1.

Di era Mourinho, Porto, Chelsea, Inter, dan bahkan Real Madrid dianggap memiliki kesamaan, pragmatis, tak selalu enak dilihat, dengan hasil akhir adalah tujuan utama.

Villas Boas memberi sentuhan berbeda pada Porto. Sepak bola menyerang dengan produktifitas gol tinggi. Hulk top skor Liga Portugal, Falcao memecahkan rekor gol Jurgen Klinsmann dan menjadi pemain tersubur sepanjang sejarah Liga Europa (dulu Piala UEFA) dengan 17 gol.

Seperti Porto yang seakan bebas memilih menit untuk mencetak gol, demikian pula Villas Boas yang akhirnya bebas menentukan masa depannya.

“Villas Boas masih punya kontrak (di Porto) dengan klausul transfer 15 juta Euro. Bila seseorang mengirim 15 juta Euro ke rekening kami dan dia ingin pergi, kami tak bisa melakukan apa-apa karena ini sudah menjadi aturan kontrak,” kata Presiden Porto, Pinto dan Costa.

Sebuah tantangan dan pertaruhan besar untuk Villas Boas andai ia menerima tawaran Chelsea. Kultur dan gengsi Premier League jelas berbeda dengan Portugal. Tekanan di Chelsea juga berbeda dengan Porto.

Abramovich memecat Jose Mourinho yang memberi dua gelar liga karena tak mampu memberi juara Liga Champions. Carlo Ancelotti dipecat di lorong Goodison Park setelah mengakhiri kompetisi dengan tangan kosong.

Musim lalu Abramovich membeli Fernando Torres demi Liga Champions, meski sang striker hanya mencetak satu gol dalam 18 pertandingan. Pekan lalu Chelsea berusaha membeli Luka Modric meski The Blues belum punya pelatih.

Bagaimana Villas Boas, siap menjadi The Next Jose Mourinho di Stamford Bridge?

0 Komentar di "Andre Villas Boas, Pelatih Baru Chelsea"

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali