In Memoriam, Kurt Cobain

Sabtu, 09 April 2011

In Memoriam, Kurt Cobain


1302244528855780915
Kemarin tepat tujuh belas tahun yang lalu, tepat nya tanggal 8 April 1994, jenazah motor dari group band legendaris, Nirvana, Kurt Cobain, ditemukan oleh Gary Smith, seorang pegawai Veca Electric, di sebuah ruangan di atas garasi rumah nya di daerah Lake, Washington.


Setelah di lakukan otopsi, di perkirakan Cobain, sudah meninggal sejak tanggal 5 April, karena bunuh diri, dengan meledakan kepala nya sendiri, menggunakan senjata api.

Kurt Donald Cobain, di lahirkan pada tanggal 20 Februari 1967, di Rumah Sakit Grays Harbor, Aberdeen, Washington, dari rahim seorang ibu bernama Wendy Elizabeth, seorang wanita cantik berdarah campuran, Jerman, Irlandia, Skotlandia, dan Inggris, yang mewariskan kecantikan nya, pada wajah tampan sang anak. Sedangkan ayah nya Donald Leland Cobain, merupakan pria berdarah campuran Skotlandia, Irlandia, dan Perancis. Selain Kurt, pasangan itu, juga melahirkan seorang anak perempuan, yang merupakan adik dari Kurt, bernama Kimberly, yang lahir pada tahun 1970.
13022287382100290015
Ketika meninggal Cobain, berusia 27 tahun, yang berarti menambah deretan musisi rock terkenal yang meninggal pada usia yang sama, sehingga ada klub bagi para musisi rock yang meninggal pada usia 27 tahun, dengan nama “Forever 27″. Anggotanya adalah, Jimmy Hendrix, Jim Morrison, Janis Joplin, Brian Jones, dan terakhir Kurt Cobain.

Ibunda Cobain, Wendy, yang mengetahui keberadaan klub itu, sebelum anak nya di temukan meninggal, sudah mewanti-wanti agara tidak bergabung dengan “klub konyol” , itu. Tetapi, apa daya seruan sang Ibu, tidak bisa menahan persaan yang berkecamuk di hati, dan kepala sang anak, sehingga sang anak tetap melakukan bunuh diri, dan bergabung dengan klub itu, sebagai anggota terbaru.
Kedua orang tua Kurt, bercerai ketika dirinya berusia delapan tahun. Setelah percerain itu, Kurt, lebih banyak bersama sang Ibu, dan sang adik.
1302230645487423756
Perceraian itu membawa trauma bagi Kurt, sehingga dirinya tumbuh sebagai anak yang pendiam, dan lebih suka menggoreskan sesuatu pada kertas, yang berwujud gambar.

Perkenalan Kurt, pada dunia musik terjadi, ketika bibi nya Mari, memberikan nya rekaman album The Beatles. Cobain, langsung tertarik dengan gaya bernyanyi, Jhon Lennon, dan menjadikan The Beatles, sebagai salah satu group favorit nya, selain Led Zepplin, AC/DC, Sex Pistols, Aerosmith, dan Black Sabbath.

Bersama sahabat karib nya Krist Novoselic, Cobain, mendirikan band Nirvana, pada tahun 1987. Bersama Jason Everman, gitar, dan Chad Channing, drum, band ini mengeluarkan album perdana nya pada tahun 1989, yang berjudul “Bleach”, di bawah label rekaman indie, Sub Pop. Salah satu lagu di album itu, yang berjudul “About a Girl”, di tulis oleh Kurt, setelah dirinya mendengarkan album “Meet The Beatles”, selama tiga jam.

Formasi ini, kemudian berubah pada tahun 1990, dengan masuk nya Dave Grohl, yang menggantikan Chad Channing, dan keluar nya Jason Everman. Formasi, Kurt Cobain, gitar, vocal, Krist Novoselic, bas, dan Dave Grohl, drum, bertahan hingga band ini bubar, dengan meninggal nya Kurt, pada tahun 1994.
13022295231514260454
Nirvana, mendobrak, dan langsung menguasai dunia musik rock, dengan album kedua nya, “Nevermind”, yang di rilis pada tanggal 24 September 1991, di bawah label rekaman besar Geffen Record, yang berhasil menggaet Nirvana, seiring dengan ke suksesan album perdana mereka.
Album itu terjual lebih dari 11 juta copy, hanya di Amerika, dan lebih dari 25 juta copy di seluruh dunia. Single, “Smell Like Teen Spirit”, langsung merajai tangga lagu di seluruh dunia. Kemudian di ikuti oleh single-single  berikut nya, seperti “Come As You Are”, “Lithium”, dan “In Bloom”, yang bergantian menjadi raja di berbagai tangga lagu di seluruh dunia, benar-benar sebuah gebrakan yang amat dahsyat, dari sebuah band yang baru berumur empat tahun.

Kesuksesan besar yang diraih Nirvana, dalam waktu yang amat singkat, tidak saja melambungkan nama mereka di dunia musik, tetapi juga meninggalkan tekanan psikologis yang amat berat bagi Kurt, sebagai motor band. Tekanan yang di rasakan oleh dua anggota yang lain tidak lah sehebat yang di rasakan Kurt. Kehidupan pribadinya sudah sama sekali hilang, dan obat-obatan, dan heroin, menjadi pelarian bagi Kurt.
13022289171281974289
Kurt bertemu sang istri Courtney Love, pentolan dari group band “Hole”, pada tahun 1990, di sebuah konser di kota Seattle, ketika itu Love, yang masih berpacaran dengan vocalis band Smashing Pumpkins, Billy Corgan, langsung tertarik dengan ketampanan Kurt, yang di sebut nya mirip dengan Dave Pirner, vocalis group band Soul Asylum, kemudian Love, langsung mengajak Kurt, untuk bermoshing ria.

Pasangan ini menikah pada tanggal 24 Februari 1992, dengan kondisi Love, sedang mengandung anak satu-satu nya dari pasangan ini, di Pantai Waikiki Hawai, dengan Dave Grohl, sebagai wali pengantin perempuan.

Anak yang di kandung oleh Love, pun lahir ke dunia pada tanggal 18 Agustus 1992, yang di beri nama Frances Bean Cobain. Love, yang saat itu sedang masa persalinan, berada di satu rumah sakit dengan Kurt, yang sedang menjalani terapi penyembuhan dari ketergantungan heroin. Love, menggeret tangan Kurt, yang sedang “fly”, untuk menemani nya menjalani proses kelahiran sang anak.

Pada tahun yang sama pula, tepat nya pada tanggal 12 Desember 1992, Nirvana, mengeluarkan album kompilasi nya di bawah label rekaman indie Sub Pop, yang berjudul “Incesticide”, salah satu lagu di album ini yang berjudul,”Aero Zepplin”, di persembahkan oleh Kurt, bagi band favorit nya, Aerosmith, dan Led Zeppelin.

Setahun kemudian, tepat nya pada tanggal 21 September 1993, di bawah label rekaman Geffen, Nirvana, mengeluarkan album ketiga mereka, “In Utero”.
Album ini juga mendapatkan kesuksesan dari segi penjualaan, dengan terjual lebih dari 5 juta copy, di Amerika, dan lebih dari 10 juta copy, diseluruh dunia.
Single “Heart Shaped Box”, “All Apologies”, dan “Rape Me”, dari album ini, kembali bergantian merajai tangga lagu di seluruh dunia.

Tetapi bila mencermati lyric-lyric pada lagu-lagu di album ini, seperti di lagu, “Pennyroyal Tea”, dan “All Apologies”, terlihat bahwa Kurt, merasa telah membohongi para penggemar nya, yang sudah begitu mendewakan dirinya, padahal dirinya merasa belum mengeluarkan seluruh kemampuan nya, dan ini baru permulaan, tetapi para fans nya sudah menganggap diri nya sebagai seorang Rockstar.

Pada pertunjukan live akustik nya yang sangat terkenal, “MTV Unplugged In New York”, pada tanggal 18 November 1993, yang kemudian di rilis sebagai album live pada tanggal 1 November 1994, Kurt, sudah dalam puncak tekanan itu.

Menurut buku biograpghy Kurt Cobain, “Heavier Than Heaven”, yang di tulis oleh Charles R Cross, dirinya sudah tidak mandi selama satu minggu, dan meminta panitia penyelenggara, untuk mengatur tempat duduk, agar para sahabat, dan kerabat dekat yang mendukung nya bisa berada di barisan terdepan, pada konser yang di hiasi oleh bunga-bunga, dan lilin berwarna hitam, pada stage panggung, di sekitar Kurt.
13022296371279260619
Masih menurut buku biography itu, para sahabat, dan para kerabat dekat Kurt, yang duduk di barisan terdepan meneteskan air mata, ketika Kurt, menyanyikan lagu terakhir pada konser akustik itu, lagu milik Lead Belly, yang berjudul, “Where Did You Sleep Last Night”. Tanda-tanda bahwa kepergian sang Super Star, memang sudah di depan mata.

Akhir nya, setelah berjuang melawan tekanan hebat itu, dengan dukungan dari sahabat terdekat, dan sang istri tercinta, dan ternyata Kurt, tidak kuat melawan rasa bersalah, yang amat sangat bagi para penggemar nya, diri nya pun memutuskan untuk mengakhiri hidup nya, di depan sepucuk pistol.
Jasad nya kemudian di kremasi, dan abu nya kemudian di taburkan oleh sang anak, di sungai yang mengalir di dekat rumah nya, setelah sebelum nya sang istri membacakan surat yang berada di saku baju, ketika diri nya di temukan sudah menjadi jenazah.

Frances Bean Coabin, menaburkan abu jenazah sang ayah, di iringi oleh tetesan air mata ribuan penggemar Kurt Cobain, yang hadir pada acara itu.

Krist Novoselic, tersedu-sedu di sebelah Courtney Love. Hanya Dave Grohl, saja yang tampak begitu tegar, tetapi tetesan air mata tetap saja membasahi pipi nya.
Selamat jalan Kurt. Meskipun dirimu telah pergi untuk selama nya, tetapi lagu-lagu mu akan tetap hidup selama nya.

13022291511962960848
Berikut ini adalah lagu yang membuat sahabat, dan kerabat dekat Kurt, menitikan air mata, pada konser live akustik nya yang terkenal itu, dan salah satu lagu hit dari Nirvana, selamat menikmati.
Dipersembahkan untuk memperingati 17 tahun di temukan nya jenazah Kurt Donald Cobain, The Sun Is Gone, But I Have a Light.

Dari berbagai sumber.

0 Komentar di "In Memoriam, Kurt Cobain"

Posting Komentar

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali