Anak Anak Indonesia Semakin Gendut dan Pendek

Rabu, 27 April 2011

Anak Anak Indonesia Semakin Gendut dan Pendek


Ini memang fakta! Anak-anak di Indonesia semakin pendek dan semakin gendut!

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) 2010 memang menunjukkan bahwa 35,7% anak-anak Indonesia semakin pendek akibat kekurangan gizi kronis. Disebut ‘kronis’ karena pertumbuhan yang semakin pendek itu terjadi karena kekurangan gizi yang terjadi terus menerus, dimulai dari bapak ibunya (generasi sebelumnya).

Sementara itu, data Riskesda ini juga menunjukkan bahwa anak indonesia semakin gendut (obesitas). Dan kegendutan ini, anehnya tidak tergantung pada miskin atau kayanya orang tua si anak. Data menunjukkan bahwa prevalensi orang miskin yang anaknya gendut mencapai 13,7%, sementara di keluarga kaya mencapai 14%. Data ini naik dari data sebelumnya yang menunjukkan angka 10% untuk tingkat obesitas ini.

Sementara untuk usia 15 tahun ke atas, tingkat obesitas sudah mencapai 15%. Ini juga angka yang cukup tinggi. Pantesan aku pernah makan siang di suatu tempat, tiba-tiba datang serombongan ibu-ibu PNS (20-an orang) yang ikutan makan siang. Dan yang bisa kunilai (sori nih, subyektif), semua ibu-ibu itu kondisinya sudah overweight alias kelebihan berat dan bahkan banyak juga yang sudah cenderung obesitas.

Semakin gendut ini bukannya karena lebih sehat, tetapi karena kelebihan gula, lemak dan karbohidrat. Dan sayangnya, miskin protein. Jadi, anak-anak itu bukannya tumbuh ke atas, malah ke samping (gendut).Selain itu, kebiasaan main game juga menyebabkan anak-anak indonesia kurang gerak. Jadinya kalori yang dimakan berubah semua jadi lemak di badan.
Dampak obesitas bagi kesehatan adalah rentan terhadap sakit jantung, diabetes dan penyumbatan pembuluh daerah alias stroke.

Mengapa bisa terjadi seperti itu? Ini memang kebiasaan yang semakin parah di pola konsumsi rumah tangga indonesia. Sejak bayi sudah biasa konsumsi gula dari susu formula. Kebiasaan makan minum yang manis-manis ini diteruskan hingga dewasa. Tidak bisa minum kalo tidak manis.

Kemudian dibiasakan makan makanan junk food yang notabene juga tinggi gula dan tinggi lemak. Bahkan kue-kue yang sering kita liat biasa aja, ternyata kandungan kalorinya bisa tinggi sekali. Sepotong kue bolu manis, kalo dimakan, harus dikompensasi dengan kalori keluar melalui jalan cepat 15 menit. Jika tidak, ya sepotong kue itu ngendon jadi lemak di badan.

dari berbagai sumber

2 Komentar untuk "Anak Anak Indonesia Semakin Gendut dan Pendek"


  1. situs poker online terpercaya, dewa poker, texas poker, poker club,judi bola online,poker online indonesia, daftar situs poker online indonesia
    poker 88,situs poker online indonesia uang asli,situs poker online terpercaya, dewa poker, texas poker, poker club,poker online indonesia
    nice post....
    article yang menarik untuk dibaca dan bermanfaat...
    maju terus sob,,,
    kunjungi blog saya juga ya sob, http://chaniaj.blogspot.com
    dan kunjungi juga situs kesayangan kami http://www.oliviaclub.com/oliviaclub/index.php
    link alternatif http://www.oliviaclub.net/oliviaclub/index.php
    oliviaclub poker online uang asli indonesia terbaik dan terpercaya
    Poker Indonesia, Indonesia Poker, Poker Online Indonesia
    yuk,,buruan gabung,,ada bonus nya lho,,,,

    BalasHapus

  2. situs poker online terpercaya, dewa poker, texas poker, poker club,judi bola online,poker online indonesia, daftar situs poker online indonesia
    poker 88,situs poker online indonesia uang asli,situs poker online terpercaya, dewa poker, texas poker, poker club,poker online indonesia
    nice post....
    article yang menarik untuk dibaca dan bermanfaat...
    maju terus sob,,,
    kunjungi blog saya juga ya sob, http://chaniaj.blogspot.com
    dan kunjungi juga situs kesayangan kami http://www.oliviaclub.com/oliviaclub/index.php
    link alternatif http://www.oliviaclub.net/oliviaclub/index.php
    oliviaclub poker online uang asli indonesia terbaik dan terpercaya
    Poker Indonesia, Indonesia Poker, Poker Online Indonesia
    yuk,,buruan gabung,,ada bonus nya lho,,,,

    BalasHapus

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali