Dying Last Fashion: Keras dan Lembut Jadi Satu

Jumat, 11 Maret 2011

Dying Last Fashion: Keras dan Lembut Jadi Satu

Dimulai dari keinginan alfilio untuk mencoba membuat band dengan genre eksperimental, hardcore, deathcore. Ia kemudian menemukan teman-teman lainnya untuk bergabung dalam band Betta, Bowo,Hafiz, Eka dan membentuk sebuah band dengan nama Dying Last Fashion pada pertengahan tahun 2007.


Mereka mencoba untuk menyatukan pikiran dan sampai hari ini mereka memainkan musik bergenre deadcore / eksperimental.
 Kemudian dipertengahan tahun 2009 Juni bowo mengundurkan diri dari band, dan Alfilio meminta Bobby untuk bergabung dengan band, dan kemudian Bobby bergabung dengan band sebagai gitaris baru. Dying Last Fashion. Di tengah tahun 2010 Eka memutuskan untuk keluar karena dia ingin fokus pada pendidikan.


Itu sejarah singkat dari band ini. Sebenarnya ini band diluar pengetahuan musikku, tapi aku tergoda untuk ngebahas band dan musik mereka. Dying Last Fashion memiliki cukup nama besar dalam komunitas musik hardcore dkk. Ya memang, musik-musik ini memang dikenal memiliki ikatan komunitas yang kuat antar sesamanya.


Mereka meski terbilang baru lulusan SMA, tapi sudah memilik endorse sendiri. Ya, pakaian mereka di endorse oleh salah satu distro di Tangerang. Mengenai musiknya, aku sama sekali gak berani memutar lagunya di saat ada orang tuaku.hahha.. ya musiknya penuh dengan scream vokal, distorsi gitar yang full, disertai dentuman double pedal. Satu yang kusuka, meski musiknya keras dan brutal, tapi mereka terlihat begitu memperhatikan fashion mereka.




Menurut pendengaranku, skill yang dimiliki oleh tiap-tiap personil berada diatas rata-rata. Namun menurutku, kualitas aransemennya kurang kreatif. Terkesan datar dan tidak ada kejutan. Atau memang aliran ini begitu musiknya. Tapi sebenarnya dengan genre ini, mereka harusnya bisa lebih dahsyat memainkan alur lagu. Mungkin di dalam EP (Mini Album) nanti, mereka bisa memasukkan aransemen yang lebih menggebrak


Secara keseluruhan, band ini cukup konsisten di jalurnya. Dan bisa makin besar di dalam komunitasnya. 


Personil:
Alfilio (vokal)
Bobby (gitar)
Harizullah (Bass)
Arief Betta(Drum)


ini link buat lagu :

- VACUITY
http://www.4shared.com/audio/uTf4FN...-_Vacuity.html


- PEEVISH (unmixed)
http://www.4shared.com/audio/yXE_3u...-_peevish.html


- HYPOCRISY (unmixed)
http://www.4shared.com/audio/-59EMq...hypocrisy.html


Situs:
http://www.facebook.com/dyinglastfashion
reverbnation.com/dyinglastfashion
myspace.com/dyinglastfashion

4 Komentar untuk "Dying Last Fashion: Keras dan Lembut Jadi Satu"

  1. salah ces itu nama drummernya "semmi" gagaggagagaga

    BalasHapus
  2. hahaha, semmi nya berkualitas bos.

    BalasHapus
  3. ah dia ngjunk doang ces hahahhahaha

    BalasHapus

Terima Kasih Udah Baca Artikel Blog Tyo. Silahkan berkomentar, bebas dan bertanggung jawab. Oh ya, masih banyak artikel bagus lho di blog ini, ditunggu komentar dan kunjungannya kembali